“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal…” (Yohanes 3:16-18)
Minggu ini, umat Paroki Santo Yusup Jember mengikuti Misa Inkulturasi Adat Batak yang dipimpin oleh Romo Thomas dan didampingi Romo Utus sebagai konselebran. Perayaan Ekaristi berlangsung khidmat dengan nuansa budaya Batak yang memperkaya pengalaman iman umat.
Dalam homilinya, Romo Thomas mengajak umat untuk tidak hanya berusaha memahami misteri Tritunggal Mahakudus dengan akal budi, tetapi juga memaknainya dengan hati yang terbuka terhadap kasih Allah. Misteri Allah yang Esa dalam Tiga Pribadi bukan sekadar konsep untuk dipikirkan, melainkan pengalaman iman yang dihayati dalam kehidupan sehari-hari melalui kasih, persatuan, dan pelayanan.
Semangat persaudaraan yang terjalin dalam perayaan ini mengingatkan kita akan panggilan untuk hidup sebagai satu keluarga Allah: “Satu hati, satu pikiran untuk membangun komunitas.”
Semoga melalui perayaan Misa Inkulturasi ini, umat semakin mencintai Tuhan, menghargai keberagaman budaya, dan terus membangun kebersamaan dalam iman serta kasih Kristus.
– Pemimpin Misa : Romo Thomas Onggo, O.Carm dan Romo Yoseph Utus, O.Carm
– Koordinator Misa Inkulturasi Batak : Ibu Yosima
– Petugas Koor : Wil. Yerusalem
– Organis : Maria
– Bacaan, Doa Umat, Pengumuman : Lingk. Petrus
– Pemazmur : Nina
– Petugas Tatib : Kelompok 12
– Fotografer : @nono.sat@sindulee
– Editor : @felynkarina
– Caption : @loepies










