“Kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.” (Kisah Para Rasul 2:11)
Umat Allah dipersatukan dalam Hari Raya Pentakosta dengan perayaan keberagaman budaya dan bahasa, menandai kita semua tetap satu dalam Roh Kudus.
Minggu, 24 Mei 2026, Gereja Katolik Santo Yusup Jember mengadakan Misa Inkulturasi bertema Flobamora yang dipimpin oleh Pastor Kepala Paroki, Romo Yoseph Utus, O.Carm. Perayaan ini menjadi ruang syukur atas kekayaan budaya yang hidup dan bertumbuh di tengah iman umat.
Sebagaimana para rasul yang dipenuhi Roh Kudus dan mampu berbicara dalam berbagai bahasa, demikian pula budaya menjadi jalan untuk menghadirkan kasih Tuhan yang dapat dirasakan oleh semua orang.
Pentakosta mengajarkan bahwa Roh Kudus tidak menghapus perbedaan, melainkan menyatukannya dalam cinta. Dalam tarian, nyanyian, tenun, dan doa-doa yang dipanjatkan, kita pun diajak untuk percaya bahwa Tuhan hadir juga melalui akar budaya yang kita miliki.
Datanglah, ya Roh Kudus. Hidupkan kembali kasih, persaudaraan, dan sukacita di tengah Gereja-Mu. 🤍🔥
-Pemimpin Misa: Romo Yoseph Utus, O.Carm
-Koor / Pengiring: Flobamora / Maria
-Lektor,Mazmur,Doa Umat & Pengumuman: Flobamora
-Persembahan: Wilayah Nazareth
-Fotografer: @sindulee
-Editor: @lilikhgoz
-Caption: @rzkviant









